Latest News

Witri Prasetyo Aji

Witri Prasetyo Aji

Ketika Kata Tak Mampu Bercerita

Aku mencintainya, sangat mencintainya. Namun sayang, aku hanya mampu memandangnya. Dia yang sangat berarti bagiku, tapi sepertinya aku tidak berarti untuknya.
Aku mengenalnya sedari kami masih duduk di bangku TK. Ya, keluarga kami juga sangat dekat, apalagi rumah kami hanya berseberangan jalan.

Aku dan dia selalu menghabiskan hari bersama, tapi itu dulu. Jauh sebelum
dia mengenal Keysa, sahabatku yang mampu menyanyikan lagu untuknya.

Ya, terkadang aku sangat iri dengan Keysa. Meski dia sahabatku, tapi terkadang aku tak mau mengenalnya. Dia begitu cantik dan sempurna, sementara aku? Dan yang lebih menyakitkan lagi, baru sebulan dia berkenalan dengan Angga—lelaki yang ku cintai—dia sudah mampu merebut hatinya Angga. Sementara aku yang mengenalnya dari kecil, tak pernah bisa mendapatkan perhatian Angga yang begitu dekatnya.
Kadang aku juga berandai-andai. Seandainya aku tercipta sebagai Keysa. Betapa bahagianya aku, betapa aku merasa sangat beruntung sekali. Tapi sayang, itu hanya sebatas imajinasi saja.
***
Aku tak tahu apa yang terjadi hari ini. Aku melihat Angga yang biasanya tersenyum bahagia, tapi kini terlihat bermuram durja. Seakan tak ada semangat yang ada pada dirinya.
Aku hanya mampu mendekat ke arahnya. Aku tak mampu bicara, karena aku BISU.
Tiba-tiba, Angga memelukku erat. Membuat hatiku bergucang. Denyut nadiku semakin bergetar hebat.
“Dia pergi, La! Dia telah meninggalkanku dan tak akan kembali lagi!” ucap Angga di tengah isak tangisnya.
Apa? Ada apa ini? Aku sama sekali tak mengerti apa yang tengah terjadi.
Beberapa detik kemudian, Anga melepaskan pelukannya. Dia menatapku lekat.
“Baru kemarin aku tahu apa artinya cinta, betapa indahnya cinta, tapi hari in, Tuhan telah mengambil cinta itu untuk selama-lamanya, ucap Angga dengan lemas.
Aku terbengong. Aku menoleh, aku melihat sosok Keysa dengan gaun putihnya dan melambaikan tangannya padaku sembari mengangguk.
Jaga dia, yaa..
Kata Keysa dengan bahasa isyarat. Lalu menghilang begitu saja.

3 Responses to "Ketika Kata Tak Mampu Bercerita"

  1. Assalamualaikum mba Witri, Early mampir ke blognya nih... wahhhh cantiknya keren deh .....!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walaikumsalam Mbak Early...
      makasih yaa, sudah mampir...
      salam kenal yaa Mbak :)

      Delete
  2. Kadang cinta datang begitu cepat dan pergi begitu cepat pula :D

    ReplyDelete